Cara Memblokir Akses Internet untuk Aplikasi atau Software Tertentu di Komputer (100% Berhasil)

Cara Memblokir Akses Internet untuk Aplikasi atau Software Tertentu di Komputer (100% Berhasil)




Beberapa pengguna sering mencari cara untuk menghentikan software atau aplikasi yang mereka instal agar tidak terus-menerus terhubung ke internet, bagi sebagian orang, hal ini mungkin bukan masalah besar, namun bagi yang lain, hal ini bisa cukup mengganggu, terutama ketika pengembang tidak menyediakan opsi untuk menonaktifkan pengunduhan atau pembaruan otomatis.

Akibatnya, setelah pengguna mengunduh dan menginstal aplikasi, aplikasi tersebut terus memperbarui dirinya setiap beberapa hari, terkadang hanya untuk perubahan visual kecil yang sebenarnya tidak memengaruhi keamanan maupun fungsionalitas, situasi seperti ini bisa membuat frustrasi, dan di titik inilah Firewall Blocker menjadi pahlawan kecil yang mampu menahan aplikasi agar berhenti terhubung seenaknya.  

Apa itu Firewall Blocker?

Firewall Blocker adalah mekanisme atau alat yang digunakan untuk mencegah suatu aplikasi melakukan koneksi ke internet, fungsinya adalah membatasi akses jaringan dari dan menuju aplikasi tertentu sehingga aplikasi tersebut tidak dapat mengirim atau menerima data secara online.

Mengapa Fitur Ini Ada?

Fitur seperti Firewall Blocker hadir karena banyak aplikasi yang:
  • Melakukan pembaruan otomatis
  • Mengumpulkan data penggunaan
  • Melakukan pengecekan lisensi
  • Terhubung ke server secara rutin tanpa pemberitahuan

Tidak semua pengguna menginginkan proses tersebut, terutama ketika aplikasi tidak menyediakan opsi untuk menonaktifkan koneksi otomatis, oleh sebab itu, diperlukan metode untuk mengendalikan akses internet secara mandiri.

Lalu Bagaimana Cara Mengaktifkan Firewall Blocker Ini Di Windows?

Mengaktifkan fitur pemblokiran aplikasi melalui firewall bawaan Windows sebenarnya memungkinkan, tetapi prosesnya tidak sederhana, pengguna harus membuka menu pengaturan yang tersembunyi, menambahkan aturan baru secara manual, memilih jenis koneksi yang ingin diblokir, lalu menentukan file aplikasi satu per satu, bagi pengguna umum, langkah–langkah tersebut terasa membingungkan karena melibatkan banyak menu teknis dan istilah yang tidak familiar.

Di tengah kerumitan itu, ada satu cara yang jauh lebih mudah, yaitu menggunakan aplikasi Firewall App Blocker, aplikasi ini memanfaatkan firewall Windows yang sudah ada, tetapi menyajikan antarmuka yang jauh lebih sederhana sehingga pengguna tidak perlu membuka atau mengatur rule secara manual. Dengan kata lain, fungsi pemblokiran tetap menggunakan sistem keamanan Windows, namun proses pengaktifannya dibuat jauh lebih praktis melalui aplikasi tersebut.

Apakah Aplikasi Firewall App Blocker Itu Ada?


Ya, aplikasi Firewall Blocker memang ada dan umum digunakan, aplikasi ini dikembangkan oleh Sordum.org dan dikenal karena ukurannya kecil serta antarmukanya yang sederhana.

Kegunaan Firewall App Blocker


Firewall App Blocker (FAB) adalah aplikasi pihak ketiga yang mempermudah pengguna dalam mengelola aturan firewall di Windows, secara teknis, FAB bukan pengganti firewall Windows, tetapi antarmuka yang lebih sederhana dan mudah digunakan.

Kegunaan FAB:

  • Memblokir aplikasi agar tidak terhubung ke internet dengan cepat dan mudah.
  • Membuat aturan inbound dan outbound secara otomatis.
  • Menyederhanakan akses terhadap fitur firewall Windows yang biasanya tersembunyi atau rumit.
  • Mengaktifkan atau menonaktifkan aturan firewall dalam satu klik.
  • Menyediakan daftar jelas aplikasi mana saja yang telah diblokir.
  • Tidak memerlukan instalasi (portable).

Keunggulan dan Kelemahan Firewall App Blocker dibandingkan Firewall Bawaan Windows

Keunggulan:
  • Lebih mudah digunakan bagi pengguna umum.
  • Tampilan lebih sederhana dan terpusat.
  • Proses pemblokiran jauh lebih cepat.
  • Tidak perlu membuka banyak menu seperti di Windows Defender Firewall.
  • Bersifat portable, sehingga dapat dijalankan tanpa instalasi.
Kelemahan:
  • Tetap bergantung pada sistem firewall Windows.
  • Fitur lanjutan lebih terbatas dibanding pengaturan manual Windows Firewall.
  • Karena merupakan aplikasi pihak ketiga, sebagian pengguna mungkin kurang nyaman.
  • Jika terjadi kesalahan pada FAB, pengguna perlu mengecek rule firewall secara manual.

Cara Menggunakan Firewall App Blocker


Setelah mengetahui manfaatnya, kamu bisa langsung beralih ke cara menggunakannya dimana prosesnya sendiri terbilang sederhana, tidak memerlukan konfigurasi panjang, dan seluruh pengaturan akan langsung terhubung dengan firewall Windows, dengan begitu, kamu dapat mengatur aplikasi mana yang boleh atau tidak boleh mengakses internet tanpa harus berurusan dengan menu yang berlapis, nah mari kita langsung ke tutorialnya kali ini:

Tutorial :

  1. Pada langkah pertama ini, pastikan kamu sudah memiliki file FAB, jika belum, unduh terlebih dahulu melalui link yang telah aku sediakan ini.
  2. Selanjutnya, ekstrak file FAB tersebut, di dalamnya, kamu akan menemukan dua versi: satu untuk x86 dan satu lagi untuk x64, pilih versi yang sesuai dengan bit sistem yang kamu gunakan.
  3. Setelah diekstrak, jalankan file FAB yang sesuai dengan sistemmu (x86 atau x64).
  4. Pada antarmuka FAB, kamu akan melihat opsi bernama "Outbound Rules", klik opsi tersebut.



  5. Sekarang, cari folder tempat data file dari software yang ingin kamu blokir berada.
  6. Pilih semua file yang ada di dalam folder data tersebut (block seluruhnya), atau jika kamu malas maka seret folder berisi files data software/game yang ingin kamu blokir tepat kedalam firewall app blockernya.
  7. Setelah itu lepaskan tepat didalam files firewall app blocker.



  8. Nah harusnya disini kamu dapat melihat files yang telah diseret kedalam firewall app blocker akan terlihat, nah untuk memastikan seluruh files sudah ikut masuk maka disini lakukan hal ini sebanyak 2x, block seluruh files datanya kemudian masukan kembali ke firewall app blockernya.


  9. Selanjutnya, klik "Inbound Rules" lakukan hal yang sama: pilih semua file milik software tersebut, lalu seret dan jatuhkan ke dalam kotak tabel FAB, ulangi langkah ini sebanyak 2x sama seperti apa yang sudah kamu lakukan pada momen "Outbound Rules" tadi.




  10. Setelah selesai, tutup program FAB, lalu jalankan software yang kamu miliki.
  11. Enjoy!

Penutup

Dengan memahami cara kerja Firewall App Blocker dan bagaimana aplikasi ini terhubung langsung dengan sistem firewall Windows, kamu kini dapat mengendalikan akses internet setiap software dengan lebih mudah, tidak ada lagi proses konfigurasi yang rumit atau menu berlapis yang membingungkan, cukup menggunakan satu alat sederhana, semua pengaturan bisa dilakukan dengan cepat dan jelas.

Semoga panduan ini membantu kamu menjaga sistem tetap stabil, terkontrol, dan sesuai kebutuhan, jika diperlukan, kamu dapat menyesuaikan kembali pengaturannya kapan saja, selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Ini Dia 4 Alasan Mengapa Layar Smartphone Mulai Tidak Responsif, Terasa Lag, atau Lemot

Ini Dia 4 Alasan Mengapa Layar Smartphone Mulai Tidak Responsif, Terasa Lag, atau Lemot


Jika kamu memiliki smartphone dengan masalah layar yang tidak responsif, terasa lag, atau agak lemot, tentu kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, masalah tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menghambat produktivitas saat digunakan, baik untuk aktivitas ringan seperti chatting dan browsing, maupun aktivitas berat seperti multitasking atau bermain gim.


Layar yang kurang responsif sering kali membuat pengguna merasa frustasi karena setiap sentuhan tidak langsung direspons dengan baik, padahal, layar merupakan komponen utama yang menjadi penghubung antara pengguna dan sistem smartphone.

Perlu diketahui bahwa penyebab layar smartphone menjadi lemot dan tidak responsif tidak hanya berasal dari satu faktor saja, ada berbagai komponen dan kondisi internal yang saling berkaitan, mulai dari kualitas hardware hingga suplai daya yang tidak optimal, oleh karena itu, penting untuk memahami sumber permasalahannya agar dapat menentukan langkah perbaikan yang tepat.

Pada pembahasan di bawah ini, aku akan menjelaskan beberapa faktor umum yang sering menjadi penyebab layar smartphone terasa lambat dan kurang responsif, simak penjelasannya dengan saksama agar kamu bisa mengenali gejalanya sejak dini dan mencegah kerusakan yang lebih parah.

1. Menggunakan LCD Berkualitas Rendah


Penggunaan LCD murah memang sering menjadi pilihan, terutama bagi pengguna yang ingin menekan biaya perbaikan atau mengganti layar dengan cepat. LCD dengan harga rendah umumnya memiliki kualitas panel dan sensor sentuh yang tidak sebaik LCD original atau versi OEM yang mendekati standar pabrikan.

Pada awal pemakaian, LCD murah mungkin masih terasa cukup nyaman digunakan. Namun, setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan, biasanya mulai muncul penurunan responsivitas layar. Sentuhan terasa kurang akurat, respon menjadi lambat, bahkan terkadang tidak terbaca dengan baik. Hal ini membuat pengalaman penggunaan smartphone terasa menurun, meskipun perangkat yang digunakan tergolong masih baru.

Penyebab utama dari masalah ini umumnya berasal dari kualitas LCD itu sendiri, semakin rendah kualitas panel yang digunakan, maka semakin besar kemungkinan terjadinya penurunan responsivitas seiring waktu.

2. Mainboard Charger Bermasalah


Ketika mainboard charger mengalami gangguan atau kerusakan, aliran daya yang disalurkan ke perangkat menjadi tidak stabil dan sulit dikendalikan. Pada kondisi tertentu, daya yang masuk masih berada dalam batas normal sesuai kebutuhan perangkat. Namun, dalam situasi lain, lonjakan daya dapat terjadi dan melebihi ambang batas yang seharusnya.

Dampak dari kondisi ini cukup beragam, tetapi komponen yang paling rentan terdampak adalah mainboard utama. Kerusakan pada mainboard utama hampir selalu berkaitan dengan jalur distribusi daya, termasuk jalur yang terhubung langsung ke modul LCD.

Korsleting yang terjadi pada sistem kelistrikan menyebabkan suplai daya menjadi bervariasi dan tidak konsisten. Akibatnya, LCD tidak menerima tegangan yang stabil, sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah, mulai dari penurunan responsivitas layar sentuh, tampilan yang tidak normal, hingga potensi kerusakan permanen pada modul LCD itu sendiri.

3. Umur Baterai Yang Pendek


Sebenarnya, pengaruhnya memang tidak selalu terlihat secara signifikan pada awalnya. Namun, layar smartphone yang terasa tidak responsif, lag, atau lemot bisa saja dipengaruhi oleh kondisi baterai yang sudah mulai aus atau mengalami penurunan kualitas.

Pada dasarnya, baterai berperan sebagai sumber utama suplai daya yang menopang seluruh komponen di dalam smartphone. Ketika baterai tidak lagi mampu menyuplai daya secara optimal, terutama ke modul LCD dan sistem pengolah data, maka performa perangkat akan ikut menurun. Kondisi ini biasanya terasa saat melakukan multitasking atau bahkan ketika menjalankan aktivitas ringan, di mana layar menjadi lambat merespons sentuhan atau terasa tersendat.

4. EMMC Sudah Mulai Rusak


EMMC atau mungkin yang orang sebut dengan ram penyimpanan hape juga seiring waktu dapat tergerus dengan sendirinya, dan tentu saja emmc ini menjadi faktor kesekian yang membuat layar smartphone menjadi tidak responsive, lag atau lemot.

Ciri - ciri komponen emmc rusak itu biasanya membuat ram yang terpakai penuh secara tiba - tiba, lcd yang mulai lag dan sulit untuk dikontrol dan terkadang dapat mati dengan sendirinya, membuat penyebab ini tidak bisa dianggap remeh.

Penutup


Layar smartphone yang terasa tidak responsif, lag, atau lemot bukanlah masalah sepele dan tidak selalu disebabkan oleh satu faktor saja, kondisi tersebut bisa dipengaruhi oleh kualitas LCD, kestabilan suplai daya, umur baterai, hingga kondisi komponen penyimpanan seperti EMMC. 

Dengan memahami penyebabnya sejak dini, kamu dapat mengambil langkah yang tepat, baik dengan melakukan pengecekan mandiri, mengganti komponen yang bermasalah, maupun membawa perangkat ke teknisi yang berpengalaman. 

Penanganan yang cepat dan tepat tidak hanya meningkatkan kenyamanan penggunaan, tetapi juga dapat mencegah kerusakan yang lebih serius di kemudian hari.
Cara Mengatasi Layar HP Bergerak Sendiri (Ghost Touch) Paling Ampuh

Cara Mengatasi Layar HP Bergerak Sendiri (Ghost Touch) Paling Ampuh


Ghost Touch merupakan sebuah penyakit dimana layar pada smartphone/hape mulai bergerak sendiri secara otomatis tanpa di tap/pencet, penyakit pada smartphone/hape ini bisa terjadi ketika gadget milik kita setidaknya pernah melakukan update firmware android ke versi yang lebih baru, akan tetapi pada saat proses pemasangan update menjadi gagal sehingga beberapa data firmware tidak bisa diproses/dijalankan dengan baik oleh mesin.

Sumber : Gambar dibuat oleh AI

Akan tetapi beberapa masalah ghost touch ini juga berasal dari hardware maupun mesin dari smartphone/hape itu sendiri, entah tidak sengaja menindihnya teralu lama, pernah tenggelam kedasar air dan sejenisnya, pernah terjatuh, panas yang berlebih dan sebagainya.

Nah mungkin pada kesempatan kali ini, aku akan memberikan bagaimana cara mengetahui dan memperbaiki hape yang terkena ghost touch tersebut, nah tanpa basa-basi langsung saja kita ke topik pembahasannya :

1. Layar Yang Sudah Rusak


Biasanya Layar/lcd yang sudah rusak rentan sekali terkena ghost touch, jika layar lcd pecah dan display ikut hancur, Seperti ada garis pada screen, ada tompel pada screen, dan juga jika kamu tidak pernah memainkan smartphone yang kamu gunakan dikala lcd tersebut rusak/ membiarkannya mati selama berhari-hari, atu akan berpotensi terkena Ghost Touch, jadi disarankan cobalah untuk membeli lcd/touchscreen original yang baru pada smartphone/hape milikmu agar ghost touch tidak terjadi.

2. Membeli LCD + Touchsreen KW 


Membeli LCD + Touchsreen yang lebih murah memang dapat/sangat berguna dikala kita ingin memperbaiki smartphone/hape tanpa mempunyai cukup uang yang banyak untuk membeli yang original, tapi ketahuilah hal itu akan berdampak dengan adanya Ghost Touch, ya memang tidak sekarang ,besok ataupun dua bulan bahkan setahun, Ghost touch tersebut biasanya akan terjadi jika lcd KW digunakan dan tiba tiba rusak, nah disaat itulah Ghost touch mulai muncul meksi kamu mengganti LCDnya dengan versi original LCD, itu kemungkin Ghost Touch sudah menjalar ke hardware yang lebih dalam.

3. Gunakan Charger Original Pada Smartphone Yang Digunakan


Mungkin kamu tidak mengetahui, awal mula adanya Ghost Touch tersebut berasal dari charger yang digunakan, dimana semakin sering kamu menggunakan charger kw  maka semakin terlihat lcd mulai rusak.

Maka Ghost Touch tersebut akan muncul, disini aku tidak mengatakan menggunakan charger kw dari merk yang tidak sesuai dengan hape/smartphone yang digunakan akan merusak secara penuh hape itu sendiri, selama charger kw tersebut memiliki voltase yang sesuai dengan charger original dan type proteksi tegangan arus juga sudah tersedia didalamnya, maka itu sah-sah saja dipakai.

4. Smartphone Yang Terlalu Panas


Jika smartphone/hapemu dalam keadaan panas dan tiba-tiba ghost touch terjadi akan tetapi berbeda kondisi ketika smartphone/hapemu berada dalam posisi suhu yang normal bahkan dingin dan ghost touch tidak muncul.

Maka itu disebabkan oleh beberapa komponen seperti IC CPU yang bekerja terlalu keras ketika terlalu sering menggunakan hape, disini kamu dapat dengan mudah mengoleskan thermal paste pada IC CPUnya agar suhu dari smartphone/hapemu bisa lebih rendah (dingin).

Tapi terkadang IC CPU juga dapat diganti dengan merk dari smartphone/hape yang sama yang memiliki model IC CPU yang sama juga.

5. Seri Smartphone Tertentu


Nah pada kasus no 5 ini biasanya dipengaruhi oleh beberapa faktor juga dari model smartphone yang digunakan, anggap saja merk yang 4 tahun lalu sempat booming di indonesia, yaitu Xiaomi mi 9 se, ya. smartphone/hape tersebut rawan sekali mengalami ghost touch, dan kebanyakan kasus ghost touch berasal kebanyakan dari merk hape yang satu ini.

Kemungkinan karena hardware yang dirancang sangat amar ringkih sekali sehingga rawan terjadinya ghost touch pada seri smartphone/hape tersebut.

Nah itulah beberapa kendala yang mana kenapa smartphone dapat Ghost Touch, nah sekarang bagaimana cara memperbaiki masalah ghost touch ini ? cara memperbaikinya tentu saja dengan mencari tau pernyebab pasti kenapa smartphone/hape tersebut bisa terkena penyakit ghost touch atau layarnya yang bergerak sendiri, bisa karena tertindih (terbawa saat tidur), bisa karena hape masuk kedalam air, bisa karena mesin cpu bekerja terlalu keras sehingga exhausting pada casing hape tidak mampu me-netralkan panas yang dihasilkan dan sejenisnya.

Nah jadi dibawah ini aku akan memberikan sedikit tips bagaimana caranya mengetahui penyebab ghost touch tersebut dan penanganannya, simak baik-baik :

Tutorial:

  1. Bukalah LCD/ Touchscreennya terlebih dahulu.
  2. Setelah itu periksalah beberapa IC yang ada, salah satunya IC display, IC Touchscreen, dan IC Power.
  3. Sekarang cobalah untuk membuka IC Touchscreen dan ganti dengan yang baru, apakah masih main main ? Jika tidak maka memang IC Touchscreennya saja yang rusak, disini gunakan mouse dengan memasang OTG + USB terlebih dahulu untuk mengecheck setiap aplikasi didalamnya, nah jika ada icon yang mana ketika kamu pencet tiba-tiba menjadi agak redup atau ketika kamu memencetnya membutuhkan dua kali tap untuk masuk dan beberapa icon disekitar berkedip maka cobalah untuk mengganti IC Display nya, akan tetapi ada juga insiden ketika ic touchscreen di lepas tidak main main dan ketika dipasang dengan ic touchscreen baru masih main main, berarti kamu harus membeli lcd baru.
  4. Coba buka IC Charger dan ganti dengan yang baru, terkadang cara remeh seperti mengganti ic charger dapat menyelesaikan masalah yang satu ini.
  5. Coba ganti IC Power, Jika memang kendalanya ada pada IC power maka hal tersebut bisa djelaskan karena ic power yang dulu mengalami beberapa kerusakan dan tidak dapat menyalurkan daya listrik ke ic ic yang lain sehingga ada beberapa ic yang tidak begitu berjalan sebaga mana mestinya.
  6. Di beberapa smartphone/hape, pemantik korek gas biasanya digunakan untuk meredakan penyakit ghost touch yang satu ini, jika memang itu bisa meredakan maka memang komplikasinya sudah sangat parah jadi aku sarankan untuk membeli LCD Original nya.
  7. Jika masih tidak bisa maka coba belilah LCD + Touchcreen Original dari smartphone/hape tersebut, jadi begini, kasus ditindih itu biasanya hanya terkena LCDnya saja dan mungkin ada sedikit jalur yang rusak pada Touchscreen yang menempel tersebut, dan Biasanya IC Touchscreennya sudah menempel pada LCD yang dibeli, jadi langkah no.3 boleh dilakukan boleh tidak, ya itung-itung menekan budget juga jika melakukan langkah no.3 


Penutup


Nah itulah beberapa informasi mengenai kenapa bisa ada Ghost Touch, sebenarnya masalah Ghost Touch atau layar touchscreen tiba-tiba bergerak sendiri bukan lagi dari Software akan tetapi sudah sampai ke menjalar ke Hardware.

Memang jika pemicu utamanya software dan tiba-tiba beberapa saat muncul ghost touch, mungkin jauh sebelum kamu melakukan otak-atik software, Hardware memang sudah rusak dan menunggu saat yang tepat untuk menunjukan kerusakannya, dan disaat hardware sudah rusak, dan kamu mengotak-atik software/ sekedar update software, itulah awal pemicunya dan penyakit Ghost Touch ini pun muncul.
Untuk mengenai beragam IC yang aku sebutkan diatas, lihat dan perhatikan bahkan check baik-baik ic-ic tersebut, jika bisa dan ada waktu maka bawalah ke tukang service untuk mengecheck setiap ic yang bermasalah pada smartphone/hape milikmu, sehingga kamu dapat dengan mudah menemukan masalah utama dari penyebab terjadinya Ghost Touch yang satu ini, terimakasih.
Cara Mengatasi Masalah CorelDraw: Internet Explorer 11 Is Required To Install This Product

Cara Mengatasi Masalah CorelDraw: Internet Explorer 11 Is Required To Install This Product



CorelDraw : Internet Explorer 11 Is Required To Install This Product merupakan sebuah pemberitahuan yang mungkin akan kamu dapatkan jika kamu memaksa menginstalkan software tersebut pada laptop/komputer yang memang belum mendukung windows explorer 11 atau diatasnya, mengapa bisa begitu? ya tentu saja, corel versi x7 mengharuskan pengguna untuk memiliki Internet Explorer 11 karena hanya versi tersebut lah yang mungkin saja memiliki beberapa fitur dukungan untuk CorelDraw itu sendiri.

Jadi bisa disimpulkan bahwa CorelDraw X7 lebih menyasar laptop/komputer yang sudah terintegrasi dengan Internet Explorer 11, bukan dibawahnya, dengan begitu proses instalasi dapat berjalan sebagai mana mestinya.

Nah jadi pada kesempatan kali ini aku akan memberikan sebuah langkah demi langkah bagaimana caranya untuk mengatasi masalah ini, nah penasaran bagaimana tutorialnya? langsung saja kita bahas bersama dibawah ini.

Tutorial :  

  1. Pada langkah pertama ini pastikan kamu mendownload filesnya disini terlebih dahulu.
  2. Jika sudah maka ekstrak file yang telah kamu download tersebut terlebih dahulu dengan cara klik kanan lalu pilih "Extract Here".
  3. Maka kamu akan mendapatkan folder "IExplorer".



  4. Disini masuklah kedalam folder tersebut, maka harusnya kamu akan melihat 2 file, nah pilih salah satu file sesuai dengan bit/architecture laptop/komputer milikmu, jika bitnya 64-bit maka pilih yang namanya ada angka 64 paling akhir, jika 86 atau 32-bit maka pilih yang angka 32.



  5. Nah disini jalankan program yang sudah kamu pilih tersebut dengan cara klik kanan lalu pilih "Run As Administrator".


  6. Jika muncul kotak tabel "UAC" maka disini klik tombol "Yes" saja.


  7. Nah setelah itu akan muncul kotak tabel pemberitahuan untuk menginstall Internet Explorer 11, disini klik tombol install.



  8. Nah sekarang tunggu hingga proses instalasi selesai.
  9. Jika sudah maka sekarang restart laptop/komputer milikmu.
  10. Setelah itu sekarang setelah selesai proses restartnya, disini buka start menu.
  11. Setelah itu bukalah menu "Control Panel" atau "Panel Kontrol" atau "Pusat Kontrol".



  12. Setelah itu disini klik tulisan "Uninstall a program".


  13. Nah jika sudah maka disini klik menu "Turn Windows Features On & Off" pada menu samping kiri.



  14. Nah sekarang harusnya ada kotak tabel yang muncul tiba - tiba, disini carilah "Internet Explorer 8" atau "Internet Explorer 9" dan sebagainya.
  15. Nah sekarang carilah folder "Internet Explorer 11".
  16. Jika sudah ketemu maka disini klik kotak centang internet explorer 11 tersebut.



  17. Setelah itu coba carilah folder "Internet Explorer 8" atau "Internet Explorer 9", jika ada maka hilangkan centang pada kotak centang Internet Explorer 8 dan 9 tersebut.
  18. Nah jika sudah maka klik tombol "Ok" tepat dibawahnya disamping tombol "Cancel" pada kotak tabel "Windows Features" tersebut.



  19. Nah disini restart kembali laptop/komputer milikmu.




  20. Nah sekarang cobalah CorelDraw X7 milikmu, apakah bisa? berhasil? jika iya maka selamat.
  21. Jika sudah maka enjoy.

Penutup

Nah mungkin segitu saja tutorial dari aku, dengan menggunakan tutorial kali ini, kamu dapat mengatasi masalah CorelDraw Internet Explorer 11, karena memang pada dasarnya beberapa windows 7 lama tidak terinstall windows explorer versi 11, maka yang aku lakukan ialah dengan menambahkan internet explorer 11 tersebut pada windows 7 milikmu, nah bagi kamu yang merasa terbantu, kamu bisa share atau bagikan ke orang - orang yang mungkin merasa masih bingung bagaimana cara mengatasinya, dan juga terimakasih sudah membaca tutorial ini sampai selesai.
Tutorial Cara Memperbaiki DJI Osmo Pocket 1 & 2 Yang Tiba - Tiba Blank Dan Gimbal Stuck Saat Di Hidupkan

Tutorial Cara Memperbaiki DJI Osmo Pocket 1 & 2 Yang Tiba - Tiba Blank Dan Gimbal Stuck Saat Di Hidupkan


Masalah pocket gimbal memang tidak ada habisnya, meski kamera pocket gimbal merupakan kamera paling revolusioner, mudah dibawa, kecil dan bahkan memiliki kualitas gambar yang lebih baik dari kamera hape mid end android pada umumnya, namun dibalik ke indahannya tersimpan memiliki beberapa kelemahan, faktanya kamera pocket gimbal juga memiliki beberapa kelemahan yang kadang dialami sebagian besar oleh pemilik kamera pocket gimbal itu sendiri.

Sumber : youtube.com/@FujiboHeavy/shorts

Mulai dari screen/layar menjadi blank hitam ketika di hidupkan, tombol power harus di tahan terus menerus agar dji pocket osmo 1 atau 2 tetap hidup, pada saat di hidupkan pocket gimbal menjadi bergoyang cepat seperti tersangkut.

Nah beberapa masalah itu mungkin kamu alami dan tentu saja masalah tersebut tidak akan menghilang dengan sendirinya, nah dibawah ini aku akan memberikan beberapa penyebab mengapa itu bisa terjadi, nah setelah itu barulah aku akan memberikan cara mengatasinya.

Penyebab :

Penyebab dari dji osmo pocket 1 dan 2 yang rusak ini beragam, dan tentu saja akan aku jabarkan :

1. Kabel Charger Dji Osmo Pocket 1 & 2 Sudah Rusak


Kabel charger bawaan pada DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 memiliki peran penting dalam memastikan proses pengisian daya berjalan optimal, jika kabel tersebut mulai rusak, baik karena patah di ujung, serabut terkelupas, atau konektor sudah tidak stabil, daya yang mengalir dari adaptor ke perangkat akan berkurang drastis. Alhasil, baterai tidak menerima suplai daya yang semestinya.

Dalam kondisi seperti ini, proses pengisian bisa menjadi sangat lambat, terputus-putus, bahkan gagal total, jika dibiarkan terlalu lama, hal ini tidak hanya menghambat pemakaian perangkat, tetapi juga dapat memengaruhi performa baterai secara signifikan. Baterai yang terus-menerus menerima daya tidak stabil berisiko mengalami degradasi lebih cepat, kapasitas menurun, dan ketahanan pemakaian pun ikut merosot. Oleh karena itu, mengganti kabel charger yang rusak sangat disarankan agar pengisian daya tetap stabil dan kesehatan baterai tetap terjaga dalam jangka panjang.

2. Baterai Dji Osmo Pocket Sudah Kembung Dan Tidak Dapat Menyimpan Daya


Jika baterai DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 sudah mulai mengalami pembengkakan (kembung), biasanya akan muncul beberapa tanda fisik yang cukup mudah dikenali, salah satu indikator paling umum adalah bagian casing depan yang mulai terangkat atau terbuka sedikit, seolah tidak dapat menutup rapat seperti kondisi normal, pada beberapa kasus, casing bagian depan juga terlihat menggelembung atau menonjol lebih besar dari bentuk seharusnya, menandakan adanya tekanan dari dalam perangkat.

Pembengkakan baterai ini terjadi karena penumpukan gas di dalam sel baterai akibat degradasi atau kerusakan internal, meskipun awalnya terlihat seperti perubahan kecil pada bodi kamera, kondisi ini sebenarnya cukup berbahaya, jika dibiarkan, baterai yang kembung bisa merusak komponen internal lainnya, mengganggu kinerja perangkat, bahkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, oleh karena itu, apabila tanda-tanda seperti ini mulai terlihat, sangat disarankan untuk segera menghentikan penggunaan dan mengganti baterai atau membawa unit ke tempat servis resmi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Mesin Overheat Karena Merekam Terlalu Lama Menggunakan Fitur 4K


Resolusi 4K memang menawarkan kualitas gambar yang sangat tajam dan detail, tetapi perlu kita akui bahwa kamera sekecil DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 memiliki keterbatasan dalam menangani panas, saat fitur 4K diaktifkan, perangkat harus memproses jumlah piksel yang jauh lebih besar dibandingkan resolusi rendah, jumlah piksel yang rapat, bitrate tinggi, serta penggunaan frame rate yang lebih besar membuat prosesor dan komponen internal bekerja jauh lebih keras.

Akibatnya, suhu perangkat akan terus meningkat seiring durasi perekaman, pada penggunaan yang berlangsung berjam-jam, panas tersebut akan menumpuk karena bodinya yang kecil tidak memiliki ruang cukup untuk pembuangan panas yang efektif, hal ini membuat Osmo Pocket 1 & 2 cenderung menjadi sangat panas saat melakukan perekaman 4K dalam waktu lama, kondisi ini wajar secara teknis, tetapi tetap perlu diperhatikan karena panas berlebih dapat memengaruhi performa, membuat perangkat menurunkan kualitas (thermal throttling), bahkan memicu pesan peringatan overheating.

4. Dji Osmo Pocket 1 & 2 Tidak Dipakai Dan Disimpan Dalam Ruangan Yang Dingin 


Suhu memang memiliki pengaruh besar terhadap kinerja dan keawetan sebuah perangkat elektronik, hal ini bukan hanya berlaku pada suhu panas, tetapi juga suhu yang terlalu dingin, ketika kamu memakai perangkat elektronik di ruangan ber-AC dengan temperatur rendah, terutama di kisaran 21 derajat ke bawah, perubahan suhu ekstrem antara kondisi ruangan dan suhu internal perangkat dapat memicu munculnya embun atau kondensasi.

Fenomena ini terjadi karena udara dingin membuat permukaan perangkat menjadi lebih cepat menurunkan temperatur, saat perangkat yang sebelumnya panas atau hangat dimasukkan ke ruangan yang sangat dingin, uap air di udara akan mengembun dan menempel pada bodi maupun komponen internal, embun ini bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti lens fogging pada kamera, konektor yang mulai tidak stabil, hingga risiko korsleting jika kelembapan masuk ke bagian elektronik yang sensitif.

Selain itu, kondensasi yang sering terjadi dapat mempercepat korosi pada komponen kecil di dalam perangkat, yang dalam jangka panjang bisa menurunkan performanya.

Nah dari sekian penyebab diatas dapat kita simpulkan bahwa beberapa masalah yang terjadi ditimbulkan oleh beberapa hal dan rusaknya bagian komponen yang penting, nah dibawa ini aku akan memberikan beberapa solusi bagaimana cara mengatasinya jika itu memang benar - benar terjadi, mari kita bahas bersama.

1. Berikan Thermal Pasta


Memberikan thermal pasta pada prosesor atau GPU di dalam DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 yang mengalami masalah panas berlebih dapat membantu menurunkan suhu secara signifikan, thermal pasta berfungsi sebagai media penghantar panas antara chip dan permukaan heatsink atau bodi logam yang bertugas membuang panas, jika thermal pasta bawaan sudah mengering, retak, atau kualitasnya menurun, perpindahan panas menjadi tidak optimal, akibatnya, suhu komponen internal akan meningkat lebih cepat ketika kamu merekam video, terutama dalam resolusi tinggi seperti 4K.

Dengan mengganti atau mengoles ulang thermal pasta menggunakan pasta berkualitas baik, panas dapat disalurkan lebih efektif ke permukaan penyalur panas, sehingga prosesor dan GPU tidak bekerja pada suhu ekstrem, meskipun perbaikan ini tidak akan membuat perangkat menjadi dingin sepenuhnya, setidaknya dapat mengurangi kenaikan suhu yang berlebihan, memperlambat terjadinya overheating, dan menjaga performa tetap stabil lebih lama.

Namun, perlu diingat bahwa proses pembongkaran DJI Osmo Pocket termasuk cukup rumit karena desainnya yang kompak, jika tidak memiliki pengalaman membongkar kamera portabel atau perangkat kecil, sangat disarankan untuk membawa unit tersebut ke teknisi profesional agar pemasangan thermal pasta dilakukan dengan benar dan aman, tanpa merusak komponen internal yang sensitif.

2. Ganti Kabel Charger


Jika dugaan awal mengarah pada kerusakan kabel charger, langkah paling sederhana yang bisa kamu lakukan adalah mencoba menggantinya dengan kabel charger yang baru, terutama kabel original atau kabel berkualitas tinggi yang memang kompatibel dengan DJI Osmo Pocket 1 & 2, kabel bawaan yang rusak biasanya ditandai dengan pengisian daya yang terputus-putus, tidak stabil, atau sama sekali tidak mengalirkan arus.

Setelah mengganti kabel, lakukan pengujian dengan cara menghubungkan Osmo Pocket ke adaptor charger seperti biasa. Perhatikan apakah perangkat mulai mengisi daya, apakah indikator pengisian muncul, atau apakah proses charging berjalan lebih stabil dibanding sebelumnya, jika setelah mengganti kabel ternyata daya dapat masuk dan pengisian kembali normal, maka dapat dipastikan bahwa kerusakan memang berasal dari kabel lama yang sudah tidak mampu menghantarkan arus dengan baik.

Namun, jika setelah mengganti kabel tidak ada perubahan sama sekali, misalnya perangkat tetap tidak merespons, indikator tidak menyala, atau proses charging tetap gagal, maka kemungkinan besar terdapat penyebab lain, hal itu bisa berasal dari kerusakan pada port USB perangkat, masalah pada adaptor charger, baterai internal yang sudah bermasalah, hingga kerusakan pada sirkuit pengisian daya di dalam Osmo Pocket, pada tahap ini, kamu perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut atau membawa perangkat ke teknisi profesional agar masalah dapat terdiagnosis dengan tepat.

3. Ganti Baterai


Jika kamu mendapati bahwa bagian casing depan DJI Osmo Pocket 1 atau 2 terlihat mengembung atau tidak menutup rapat seperti biasanya, maka itu merupakan tanda serius yang tidak boleh diabaikan. Casing yang terangkat atau mengembung biasanya menandakan bahwa baterai internal mengalami pembengkakan (swollen battery), kondisi ini terjadi ketika sel baterai di dalam perangkat mengalami kerusakan, entah karena usia penggunaan yang sudah lama, sering terpapar panas berlebih, atau adanya kegagalan pada sistem pengisian daya.

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah membuka perangkat secara hati-hati dan memeriksa kondisi fisik baterai, jika baterai terlihat menggembung, keras, atau berubah bentuk, maka hampir bisa dipastikan bahwa itulah sumber masalah utama yang membuat Osmo Pocket tidak berfungsi dengan normal, baterai yang mengembung tidak hanya mendorong casing hingga membuka, tetapi juga bisa merusak konektor internal, modul kelistrikan, bahkan dapat berpotensi bocor atau meledak jika terus dipaksakan.

DJI Osmo Pocket memiliki sistem perlindungan otomatis yang dirancang untuk menonaktifkan perangkat ketika mendeteksi adanya anomali pada baterai, terutama ketika voltase tidak stabil atau baterai berada dalam kondisi berbahaya, akibatnya, perangkat bisa tiba-tiba mati, tidak merespons ketika di-charge, atau tidak mau menyala sama sekali, ini dilakukan agar komponen internal tidak rusak dan untuk mencegah risiko yang lebih besar seperti korsleting atau overheating.

Pada tahap ini, satu-satunya solusi yang benar-benar efektif adalah mengganti baterai dengan unit baru, baterai yang sudah mengembung tidak dapat diperbaiki atau dikembalikan ke bentuk semula, dan sangat berbahaya jika terus digunakan, pastikan kamu mengganti baterai dengan komponen yang asli atau berkualitas, serta memasangnya dengan benar agar daya kembali normal dan perangkat aman digunakan, jika kamu tidak memiliki alat atau pengalaman untuk membongkar perangkat elektronik kecil, sangat disarankan untuk membawanya ke teknisi profesional atau service center agar proses penggantian dilakukan dengan rapi dan aman tanpa merusak komponen lain.

4. Bonus 


Nah jika kamu sudah melakukan ke 2 cara diatas (tidak termasuk membeli baterai), maka kamu dapat menggunakan cara ini, cara ini sebenarnya cukup simple, kamu hanya perlu satu buah charger saja (lengkap dengan batok dan kabelnya), nah kamu bisa memakai charger redmi note 8 yang original, aku tidak bilang harus pakai charger redmi note 8 namun ini yang aku lakukan untuk mengembalikan dji osmo pocket ku kembali ke sediakala.

Nah setelah itu disini kamu hanya perlu charge dji osmo pocket 1 & 2 selama satu jam penuh, dan jika indikator baterai blink berwarna hijau sebanyak 2x dan cepat, maka diamkan terlebih dahulu (itu artinya tahap ini sudah berhasil kamu lalui).

Setelah 1 jam maka coba hidupkan dji osmo pocket 1 & 2 milikmu menggunakan tombol powernya, setelah layar normal menampilkan preview seperti biasa maka lepas tombol powernya (pastikan kamu tidak mencabut chargernya dari dji osmo pocketnya pada saat menghidupkan dji osmo pocketnya sampai tutorial ini selesai karena itulah salah satu kunci utamanya agar dji osmo pocket mu bisa dipakai kembali), nah disini perhatikan, apakah screen atau layar dji osmo pocketnya terlihat menyala normal? apakah gimbal kamera dji osmo pocketnya bergerak dengan normal? jika iya maka sekarang kita ke tahap selanjutnya

Nah pada tahap ini, cobalah untuk merekam menggunakan kualitas 1080p/30 fps, rekam dalam kurun waktu 10 detik, kemudian hentikan dan matikan kembali sebelum penyakit blank hitam atau penyakit lain muncul pada dji osmo pocket 1 & 2 milikmu.

Setelah itu, disini tunggu 20 menit kemudian hidupkan kembali dji osmo pocketnya, nah dalam tahap ini pastikan kamu diamkan jangan merekam terlebih dahulu selama 2 menit, lihat tanda - tandanya, apakah penyakit blank hitam itu muncul atau penyakit lainnya muncul? jika tidak maka coba rekam kembali, tetap menggunakan kualitas yang tadi, namun sekarang cukup 5 detik saja, setelah itu matikan lalu lihat hasil - hasil rekaman yang sudah kamu ambil tadi (harusnya fitur galerinya ada di geser kanan).

Nah di pertengahan kamu menontonnya (minimal menonton selama 5 detik), stop menonton dan cepat - cepat untuk tutup fitur galeri lihat foto/video di dji osmo pocketnya, setelah itu disini matikan kembali dji osmo pocket 1 & 2 nya, lalu biarkan dji osmo pocketnya dicharge sampai 90% - 100%

Jika sudah maka sekarang tinggal tunggu 1 jam kembali.

Nah jika kamu sudah menunggunya sampai 1 jam maka sekarang coba hidupkan kembali, nah disini cobalah untuk melepas kabel chargernya, apakah layarnya masih blank hitam? jika iya maka charger kembali dan tetap charge 1 jam kembali, jika berhasil tidak ngeblank maka sekarang coba rekam menggunakan kualitas yang telah aku sebutkan diatas.

rekam selama 5/10 detik saja, rasakan apakah body dji osmo pocketnya tiba - tiba sangat panas? jika masih dingin maka itu pertanda bagus, disini jangan melihat ke galeri, setiap kamu merekam, jangan lihat hasil yang telah kamu rekam digaleri, langsung matikan dji osmo pocket 1 & 2 setelah selesai merekam sebelum panas atau overheat.

Nah lakukan hal itu sebanyak 2/4x saja, kemudian diamkan (sekarang kamu tidak perlu lagi mencolokan charger kembali ke dji osmo pocketmu, intinya kamu harus lebih peka dengan suhu dan juga timing agar penyakit blank hitam danjuga gimbal stuck tidak muncul) sampai benar - benar tidak berasa panas sama sekali.

Nah setelah itu rekam kembali menggunakan metode yang telah aku berikan tadi, lalu disini ketika selesai merekam, sekarang kita akan menggunakan fitur reset yang telah disediakan dji osmo pocketnya, disini hidupkan kembali dji osmo pocket milikmu, setelah itu swipe dari atas ke bawah, maka akan muncul menu pengaturan, disini tap sekali agar masuk kedalam menu pengaturan, disini swipe dari kanan ke kiri maka kamu akan melihat menu "more" dengan symbol kotak, tap menu more tersebut, disini kamu akan melihat tulisan "reset", nah tap tulisan reset tersebut, maka akan muncul pemberitahuan, disini tap tombol "OK" berwarna merah tersebut.

Nah sekarang tunggu hingga proses resetnya selesai, jika sudah selesai maka sekarang coba rekam kembali, kali ini rekam selama 20 detik.

Jika selama 20 detik kamera pocket gimbalmu tidak merespon adanya blank hitam atau tiba - tiba gimbalnya rusak alias terstuck, maka disini sudah berjalan dengan sukses.

Nah sekarang untuk beberapa minggu kedepan, kamu harus menggunakan kualitas 1080p 30 fps sampai 60fps saja.

Kamu sekarang tidak boleh menggunakan fitur 4K untuk sementara waktu selama kurun waktu 2/3 minggu, nah setelah lebih dari itu maka kamu bisa mencoba mode 4K namun tetap harus dalam batas wajar, kamu tidak boleh melakukannya sampai body kamera pocketmu overheat dengan suhu ekstrem (panas sekali).

Nah jika sudah maka enjoy, dji osmo pocket 1 & 2 mu terbebas dari penyakit tersebut, namun tentu saja ada harga yang harus dibayar, beberapa perubahan terkadang tidak akan bisa berubah karena efek samping dari tutorial ini, misalnya efek samping dari kualitas defaultnya tidak berubah, jadi setiap kamu ingin mencoba menghidupkan dji osmo pocket 1 & 2 milikmu, kualitas default awal akan berada di 1080p/30fps, nah bagi kamu yang memang sudah berada di tahap 4K maka kamu harus mengubah manual.

Lalu ada juga fitur face track otomatis yang hidup menjadi mode default setelah dji osmo pocketnya dihidupkan, namun tentu saja jika kamu sudah melakukan seperti apa yang aku lakukan, tidak skip - skip dan bahkan mengikuti saranku, harusnya dji osmo pocket 1 & 2 yang kamu miliki dapat digunakan sekarang.

Penutup

Pada akhirnya, berbagai masalah yang muncul pada DJI Osmo Pocket 1 maupun 2 memang bisa membuat kita frustasi, apalagi jika muncul tiba-tiba saat ingin merekam momen penting, namun, sebagian besar persoalan tersebut sebenarnya memiliki penyebab yang cukup jelas dan dapat diperbaiki jika kamu tahu langkah yang tepat, mulai dari pengisian daya yang tidak stabil, baterai yang sudah tidak sehat, overheating, hingga kondensasi karena perubahan suhu, semuanya bisa dicegah dan ditangani dengan perawatan yang benar serta sedikit ketelatenan.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu bukan hanya berpeluang besar memulihkan kondisi pocket gimbal milikmu, tetapi juga membantu memperpanjang umur perangkat agar tetap bisa dipakai untuk waktu yang lama, ingat, DJI Osmo Pocket adalah kamera kecil yang canggih, tetapi juga sensitif. Perawatan yang tepat akan sangat berpengaruh pada performanya.

Semoga panduan ini membantu kamu mengatasi masalah yang sedang kamu alami, jika setelah semua cara di atas kondisi perangkat masih tidak berubah, sangat disarankan untuk membawa unitmu ke teknisi profesional atau service center supaya bisa dilakukan pemeriksaan lebih mendalam.

Selamat mencoba, semoga pocket gimbal-mu kembali normal dan bisa kamu gunakan untuk merekam momen terbaikmu lagi!